“Jadikan Sampah Sebuah Berkah, Bukan Sebuah Bencana” di TPST Desa Mengwi.

Rumah Hijau 3R & Tempat Pengolahan Sampah Terpadu

mengwi.desa.id Salah satu program inovatif dari Pemerintah Desa Mengwi adalah terbentuknya Rumah Hijau 3R dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), yang terletak di Banjar Pengiasan Desa Mengwi lebih tepatnya di sebelah Barat Setra Desa Adat Mengwi. Rumah Hijau 3R dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)  diresmikan pada 29 Desember 2014 oleh Bapak Bupati Anak Agung Gde Agung. Selain meresmikan Rumah Hijau 3R dan TPST ini, Bapak Bupati juga menyerahkan bantuan Hibah Pembangunan TPST 3R bagi 15 Kelompok Sosial Masyarakat (KSM) dan Hibah Alat Pengolah Sampah bagi 13 KSM dengan total nilai sebesar Rp. 5 miliar lebih. Peresmian Rumah Hijau 3R dan TPST di Mengwi ini merupakan yang pertama kali di Badung.

Peresmian Rumah Hijau dan TPST oleh Bapak Bupati Anak Agung Gde Agung

         TPST ini merupakan salah satu cabang dari adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes ) di Desa Mengwi. BUMDes Desa Mengwi sesuai dengan Peraturan Desa Mengwi Nomor 11 Tahun 2015 tentang Pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Yoga Mesari” Desa Mengwi yang membawahi 3 bidang, diantaranya yaitu Koperasi, Toserba dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) . TPST Desa Mengwi yang mempunyai luas wilayah sebesar 15 are yang setiap hari dapat menampung sampah sebanyak 6 -7 mobil truk sampah. Sumber sampah ini berasal dari masyarakat Desa Mengwi dan sampah pasar Desa Adat Mengwi yang diangkut ke lokasi TPST. Proses pengolahan sampah organik dilakukan oleh masyarakat Desa Mengwi dalam rangka untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

     Adapun proses pengolahan sampah tersebut yang dikelola di TPST dan dibantu oleh tenaga kebersihan desa yaitu dilakukan pemilahan sampah organik dan non organik. Selanjutnya setelah pemilahan tersebut selesai sampah organik tersebut disemprotkan dengan larutan nutrisi EM4, lalu dimasukkan ke dalam bak permentasi dan diendapkan di dalam bak selama 7 hari dan dibolak balik. Selanjutnya dicacah kembali, dilakukan pengayakan untuk mendapatkan pupuk kompos. Dan pupuk kompos organik ini sangat baik untuk pupuk tanaman Horti Cultura seperti: sayur mayur, tanaman hias, tanaman obat, pertanian tanaman pangan dan perkebunan. Pupuk ini dijual dengan harga Rp. 10.000 per 10kg dengan label nama  “Yoga Mesari” sesuai dengan salah satu BUMDes di Desa Mengwi.

                     

 Pengangkutan Sampah Rumah Tangga

 Penyimpanan Sampah Organik
Penyemprotan Larutan Nutrisi EM4
      Pengayakan Pupuk Kompos
  Pupuk yang Sudah Siap Dipasarkan

           Selain sampah organik yang diolah, sampah non organik pun diolah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) ini menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual yang tinggi. Dan telah dibuka pula usaha pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan nama Bank Sampah “Yoga Mesari Mengwi”. Bank sampah ini merupakan usaha pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memanfaatkan kembali sampah non organik. Bank sampah ini juga merupakan suatu media pembelajaran atau pendidikan tata kelola persampahan untuk penyelamatan dan pelestarian lingkungan.

           Adapun jenis sampah yang bisa ditabung seperti : plastik-plastik, besi-besi, kertas (koran, buku, majalah), kardus, zenk, aluminium, tembaga dan barang bekas (TV, Radio, Telepon, dll.) Cara menabung di Bank Sampah ini sangatlah mudah yaitu dengan menyetorkan sampah tersebut ke Bank Sampah kemudian sampah tersebut akan ditimbang, dipisah sesuai dengan jenis, berat dan ukurannya untuk selanjutnya akan ditaksir sesuai dengan tabel harga yang berlaku. Harga ini sewaktu-waktu dapat berubah. Jadi sampah=uang, jangan dibuang, kumpulkan, mari tabung di Bank Sampah.

         Brosur Bank Sampah Yoga Mesari Mengwi

       Daftar Harga Bank Sampah Yoga Mesari Mengwi

 

 

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan