Pelatihan Master Of Ceremony (MC) dan Public Speaking Sekaa Teruna Desa Mengwi

mengwi.desa.id Untuk meningkatkan skill sekaa teruna dalam public speaking dan menjadi seorang MC yang baik, Pemerintah Desa Mengwi bekerjasama dengan Yayasan Lentera Bhakti Nusantara untuk mengadakan pelatihan. Pelatihan telah dilaksanakan dengan sukses selama 2 hari pada tanggal 4 dan 5 Desember 2017 bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Desa Mengwi. Pelatihan master of ceremony (MC) dan public speaking diikuti oleh 28 orang peserta yang merupakan perwakilan sekaa teruna dari masing-masing banjar yang ada di Desa Mengwi. Tema dari pelatihan ini adalah “Mewujudkan Sumber Daya Manusia Desa Yang Berkualitas dan Berdaya Saing”

Penyematan Tanda Peserta Pelatihan Oleh Bapak Perbekel Mengwi

Pelatihan master of ceremony (MC) dan public speaking telah resmi dibuka pada Senin, 4 Desember 2017 oleh Bapak Perbekel Mengwi I Ketut Umbara SH,MH yang ditandai dengan penyematan tanda peserta. Di dalam sambutannya Bapak Perbekel Mengwi berharap agar output dari¬† pelatihan ini benar-benar berkualitas. “saya berharap nanti yang sudah mengikuti pelatihan ini bisa menjadi seorang MC yang berkualitas, mengingat di desa maupun di masing-masing banjar tentu saja ada banyak kegiatan yang memerlukan seorang MC, agar kita tidak perlu lagi sewa MC dari luar ” ungkap Bapak Perbekel. Beliau juga menambahkan di dalam APBDes sudah dianggarkan agar pelatihan seperti ini terus berlanjut. Tidak hanya di bidang MC saja tetapi di bidang lainnya seperti fotografi dan jurnalis juga akan dilaksanakan pada tahun 2018 agar sekaa teruna dapat berinovasi dan mempunyai peluang kerja yang luas.

Di dalam pelatihan ini ada 3 pembicara yang dihadirkan untuk melatih para peserta. Pembicara 1 yaitu Ni Putu Suaryani, ST selaku ketua yayasan lentera bhakti nusantara yang membawakan materi dan melatih tentang MC yang baik dan benar. Pembicara 2 dalam pelatihan ini adalah Anak Agung Istri Putri Dwijayanti,S.Ikom yang merupakan seorang presenter dengan membawakan materi tentang public speaking. Dan pembicara 3 adalah Agung Wiradana yang merupakan seorang presenter dan beliau berbagi tentang pengalaman dan berbagi tips menjadi seorang MC kepada peserta pelatihan.

Pelatihan olah vokal dan mengatur pernapasan

Ibu Ni Putu Suaryani, ST yang akrab disapa Bunda Ani mengatakan menjadi seorang Master of ceremony (MC) dan mampu menjadi public speaker bukan merupakan suatu bakat, tetapi itu merupakan suatu keterampilan. “Menjadi seorang MC dan Public Speaker itu bukan suatu tallent atau bakat melainkan suatu skill atau keterampilan yang harus terus dilatih dan dilatih” ujar Bunda Ani. Maka dari itu diadakannya pelatihan ini agar skill yang ada dalam diri sekaa teruna dapat digali lagi. “Apalagi saya melihat banyak potensi-potensi yang ada dalam diri peserta tinggal kita latih terus dan poles sedikit-sedikit” tambah beliau. Dan hal pertama yang harus dilakukan adalah olah vokal terlebih dahulu dan mengatur pernapasan agar tidak grogi saat memandu suatu acara.

Di sela-sela waktu pelatihan para peserta juga diajak bermain game untuk meningkatkan kerjasama antar tim. Karena menjadi seorang MC harus selalu bekerja dalam tim, sehingga dibutuhkan sikap mental yang baik dan menyenangkan, serta kemampuan team work. Disini para peserta dibuatkan barisan berbanjar dengan berpegangan tangan dan disediakan hula hoop, kemudian peserta ditugaskan untuk menjalankan hula hoop tersebut dari ujung pertama sampai ujung terakhir tetapi pegangan tangan tidak boleh dilepaskan. Dan hasil akhirnya peserta mampu bekerja dengan timnya dengan sangat baik. Demikian juga nanti peserta setelah menjadi seorang Master of Ceremony (MC) dapat bekerja dengan tim.

Peserta Pelatihan Bermain Game
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan