Sosialisasi Bank Sampah “Yoga Mesari Mengwi” di Br.Munggu

Sosialisasi bank sampah oleh pengurus TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu), didampingi Bapak Perbekel Mengwi.

mengwi.desa.id Kamis, (4/01/2018) bertempat di Balai Banjar Munggu, Pemerintah Desa Mengwi mengadakan sosialisasi yang kedua tentang bank sampah. Dengan pembicara I Nyoman Suarjana selaku pengurus TPST (Tempat Pengelohan Sampah Terpadu) didampingi Bapak Perbekel Mengwi, pengurus koperasi taman ayu sari sedana, serta kelian adat dan dinas Banjar Munggu, Desa Mengwi. Peserta sosialisasi yaitu ibu-ibu PKK, beserta masyarakat lainnya.

                             Peserta sosialisasi bank sampah

Salah satu program inovatif dari Pemerintah Desa Mengwi adalah terbentuknya TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). TPST ini merupakan salah satu cabang dari adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes ) sesuai dengan Peraturan Desa Mengwi Nomor 11 Tahun 2015 tentang Pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Yoga Mesari” Desa Mengwi. Melalui TPST ini Pemerintah terus berinovasi dengan membuka Bank Sampah “Yoga Mesari Mengwi”. Bank sampah ini merupakan usaha pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memanfaatkan kembali sampah non organik.

 

Bank sampah ini juga merupakan suatu media pembelajaran atau pendidikan tata kelola persampahan untuk penyelamatan dan pelestarian lingkungan. Adapun jenis sampah yang bisa ditabung seperti : plastik-plastik, besi-besi, kertas (koran, buku, majalah), kardus, zenk, aluminium, tembaga dan barang bekas (TV, Radio, Telepon, dll.)

                               Daftar harga bank sampah

Cara menabung di bank sampah ini sangat mudah yaitu dengan menyetorkan sampah tersebut ke bank sampah kemudian sampah tersebut akan ditimbang, dipisah sesuai dengan jenis, berat dan ukurannya untuk selanjutnya akan ditaksir sesuai dengan tabel harga yang berlaku. Harga ini sewaktu-waktu dapat berubah.

Di sela-sela sosialisasi Bapak Perbekel Mengwi I Ketut Umbara,SH menuturkan sosialisasi di Br.Munggu ini merupakan sosialisasi yang kedua mengenai bank sampah. “Ini merupakan sosialisasi bank sampah yang kedua, kami akan terus melaksanakan sosialisasi ke banjar-banjar lainnya untuk mengajak masyarakat menabung di bank sampah”.

Liputan : Ni Putu Gita Rahayu

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan