Sosialisasi Bank Sampah di Banjar Alangkajeng, Desa Mengwi

mengwi.desa.id Pemerintah Desa Mengwi bersama pengelola BumDes (Badan Usaha Milik Desa) terus mengadakan sosialisasi  bank sampah ke banjar-banjar yang ada di Desa Mengwi. Bertempat di Balai Banjar Alangkajeng pada Kamis, (25/01/2018) diadakan sosialisasi bank sampah yang ke-9. Acara sosialisasi dihadiri oleh Perbekel Mengwi, pengurus BumDes, dan pengurus koperasi taman ayu sari sedana. Peserta sosialisasi yaitu krama Banjar Alangkajeng.

Peserta sosialisasi bank sampah banjar alangkajeng

I Nyoman Suarjana selaku pengurus BumDes mengatakan melalui TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) pemerintah desa terus melakukan inovasi dengan membuka Bank Sampah “Yoga Mesari Mengwi”. “Bank sampah ini merupakan usaha pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memanfaatkan kembali sampah non organik. Dengan prinsip sampah dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat” ungkap beliau.

Dalam sosialisasi tersebut beliau juga menambahkan, “bank sampah ini juga merupakan suatu media pembelajaran atau pendidikan tata kelola persampahan untuk penyelamatan dan pelestarian lingkungan” tandas beliau. Adapun jenis sampah yang bisa ditabung seperti : plastik-plastik, besi-besi, kertas (koran, buku, majalah), kardus, zenk, aluminium, tembaga dan barang bekas (TV, Radio, Telepon, dll).

Brosur bank sampah “yoga mesari mengwi”

Cara menabung di bank sampah ini sangat mudah yaitu dengan menyetorkan sampah tersebut ke bank sampah kemudian sampah tersebut akan ditimbang, dipisah sesuai dengan jenis, berat dan ukurannya. Untuk selanjutnya akan ditaksir sesuai dengan tabel harga yang berlaku. Dan tabel harga sudah terdapat langsung di dalam brosur yang sudah dibagikan.

Dalam sosialisasi Bapak Perbekel Mengwi I Ketut Umbara menuturkan, “Untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat, saya harap bapak/ibu dapat memilah sampah-sampah yang ada. Agar nanti bisa diolah kembali menjadi barang ekonomis dengan cara membawanya ke bank sampah. Jadi sampah sama dengan uang, jangan dibuang, kumpulkan, dan mari tabung di Bank Sampah” ungkap beliau.”.

Dalam kesempatan tersebut beliau juga berpesan agar masyarakat menyebarluaskan informasi bank sampah ini ke masyarakat Desa Mengwi lainnya. “Nanti saat HUT Desa Mengwi akan saya beri reward/penghargaan kepada masyarakat yang rajin menabung di bank sampah” tutur bapak perbekel.

Foto dan Liputan : Ni Putu Gita Rahayu

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan