Rangkaian Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940 di Desa Mengwi

mengwi.desa.id Sebelum merayakan Hari Raya Nyepi, Desa Mengwi memiliki beberapa tradisi yang juga biasa dilakukan oleh setiap desa yang ada di Bali pada umumnya. Berikut adalah tradisi atau upacara yang dilakukan sebelum memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940.

Masyarakat Desa Mengwi Melasti di Pantai Seseh

Melasti atau yang sering disebut melis/mekiyis adalah hari dimana masyarakat Bali akan mengarak semua sarana persembahyangan seperti canang dan banten ke pantai dan danau atau sumber mata air. Karena air suci atau tirtha dapat menyucikan kekotoran dalam diri manusia dan alam. Desa Mengwi melaksanakan melasti di Pantai Seseh pada Kamis, (15/03).

Keesokan harinya dilaksanakan upacara Tawur atau pecaruan dan pengrupukan yang jatuh pada Tilem Kesanga (bulan mati ke sembilan). Dengan membuat banten atau sesaji yang ditujukan kepada Buta Kala (mahluk halus) supaya tidak mengganggu masyarakat. Setelah banten dihaturkan, sore harinya umat hindu akan melakukan pecaruan di rumahnya.

Pawai ogoh-ogoh di Desa Mengwi pada malam pengerupukan

Pada malam harinya dilanjutkan dengan pawai Ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh merupakan sebuah patung raksasa simbol dari Bhuta Kala yang biasa digambarkan sebagai wujud kejahatan dan menyeramkan. Di akhir parade, ada masyarakat yang membakar ogoh-ogoh untuk mengusir roh jahat agar tidak lagi mengganggu persiapan untuk perayaan Nyepi di keesokan harinya.

Hari Raya Nyepi jatuh pada penanggal apisan sasih kedasa (tanggal satu bulan ke sepuluh). Mulai dari pukul 6 pagi, masyarakat Bali mengheningkan suasana dengan melaksanakan Catur Bratha Penyepian yang berarti 4 kegiatan yang tidak dilakukan saat hari raya Nyepi yang terdiri dari: amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak melakukan pekerjaan), amati lelanguan (menghentikan kesenangan), amati lelungaan (tidak berpergian).

Setelah hari raya nyepi, adalah hari Ngembak Geni. Pada hari itu, umat hindu melakukan prosesi Dharma Shanti atau syukuran dan saling maaf memaafkan dengan keluarga, tetangga dan teman serta sahabat.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan