Tahun 70-an sudah ada be genyol di Desa Mengwi

Be Genyol adalah sebuah kuliner lokal yang begitu terkenal belakangan ini. Ada keunikan tersendiri saat menyantap hidangan dari muluk babi tersebut. Di Desa Mengwi, hidangan be Genyol sudah ada dari tahun 70-an. Menu dalam satu porsi be genyol tersebut dihidangkan dengan lawar, be nyatnyat, pesan,urutan ,sate dan soto. Perintis warung be genyol ini adalah alm. Jero Menuh.

Selain berjualan di warung pada masa itu, beliau juga memasarkan secara keliling menunya melalui anak-anak SD dari lingkungan banjar Batu dengan imbalan 10% dari hasil penjualan. “Sewaktu masih SD, setelah pulang sekolah saya dan teman-teman langsung menuju ke rumah alm. jero Menuh. Sesampai disana, kami memotong sayur terlebih dahulu baru berangkat berjualan keliling dengan meneriakan tum-lawar-sate-be gorengan-nyatnyat-getih sekuat tenaga”. Kenang pak Made Ardana yang masa itu pernah bekerja disana.

Untuk areal penjualan kami memiliki wilayah masing-masing, kalau saya wilayahnya banjar Munggu dan Banjar Pande”imbuhnya.

Di jaman now, warung Be Genyol Jero Menuh masih tetap eksis dan sudah berpindah generasi dari menantu sampai sekarang cucu beliau yang berjualan Be Genyol. Sekarang warung be genyolnya berganti nama menjadi Warung Be genyol Bu Ade.

Satu porsi berharga Rp 15.000, – . Bagi pecinta kuliner yang berniat untuk mencicipi ciri kas dari Be Genyol ini, silahkan datang langsung. Lokasi Warung berada tepat 15 meter disebelah selatan Bale Banjar Batu, Desa Mengwi.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan