Bukan Melarang Tinggal, Sidak Duktang Demi Keamanan dan Kenyamanan Bersama

Inspeksi Mendadak (Sidak) Desa Mengwi (13/12)

mengwi.desa.id Desa Mengwi memiliki letak yang strategis untuk tempat tinggal bagi penduduk pendatang yang mengadu nasib di Bali. Penertiban Penduduk Pendatang non permanen kembali dilaksanakan oleh pemerintahan Desa Mengwi pada Kamis,(13/12).

Tim sebelum melaksanakan tugas Sidak kerumah penduduk didahului dengan arahan oleh Bapak Perbekel Mengwi di Ruang Pertemuan Kantor Desa Mengwi. Perbekel Mengwi I Ketut Umbara SH,MH menyampaikan kepada tim SIDAK agar secara sigap melaksanakan SIDAK penduduk pendatang untuk mendata kelengkapan administrasi baik itu Kartu Identitas Penduduk Sementara (KIPS) dan KTP.

Sidak Dipimpin langsung oleh Perbekel Desa Mengwi, I Ketut Umbara, SH., MH, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Kelian Banjar Dinas Desa Mengwi.

Sidak kali ini menyasar rumah-rumah kos berdasarkan data jumlah duktang (penduduk non-permanen) yang saat ini berjumlah 299 orang. Dalam sidak yang dilakukan mulai pukul 19.00 Wita itu Perbekel Mengwi mengatakan ” ada 60 duktang yang terjaring dalam sidak kali ini. Ada 28 yang terjaring punya ktp tapi belum memiliki KIPS, ada juga yang terjaring memiliki KIPS dan STPPTS akan tetapi belum diperpanjang”.

Pembinaan penduduk pendatang yang terjaring sidak

Seluruh warga yang terjaring tersebut langsung dibawa ke kantor Desa untuk mendapat pembinaan dari Perbekel Mengwi. Perbekel Mengwi menyampaikan tujuan dari penertiban ataupun sidak ini bertujuan bukan untuk melarang duktang untuk tinggal di desa Mengwi, akan tetapi untuk menyadarkan duktang untuk lebih tertib administrasi demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Perbekel Mengwi I Ketut Umbara juga menambahkan “meski penertiban ini sudah dilakukan secara rutin, akan tetapi masih ada saja duktang yang malas untuk melengkapi adminsitrasi yang sudah merupakan syarat utama sebagai duktang “.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan