Posyandu Balita pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Mengwi Tetap Utamakan Protokol Kesehatan

mengwi.desa.id- COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Hal ini menyebabkan pelayanan kesehatan balita di Posyandu sempat terhenti sebagain bahkan secara keseluruhan. Pelayanan kesehatan balita didalamnya meliputi pemantauan pertumbuhan, perkembangan, pemberian kapsul vitamin A hingga Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Pelaksanaan posyandu yang sempat terhenti akhirnya bisa kembali digelar pada Bulan Juni 2021 di masing-masing bale banjar. Hal ini dilakukan guna memantau tumbuh kembang anak yang sempat terganggu karena pandemi Covid-19.

Pelaksanaan pelayanan posyandu untuk 432 balita yang ada di Desa Mengwi dibuka sesuai jadwal yang sudah disepakati. Pelaksanaan posyandu ini diawasi oleh petugas puskemas yang sudah paham protokol kesehatan yang harus dilakukan.
Sebelum kegiatan, penanggungjawab posyandu dan kader harus memastikan seluruh lokasi posyandu steril dari virus dengan mendisinfeksi area posyandu, menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun, dan thermal gun. “Selain itu, petugas juga harus dipastikan menggunakan alat pelindung diri, sehat, dan tidak dalam keadaan batuk, pilek, atau demam,” ucap ibu ketua TP.PKK Desa Mengwi yang selalu mendampingi kegiatan posyandu balita.
Menurut Perbekel Mengwi I Nyoman Suwarjana mengingat pentingnya peran Posyandu, maka aktivitas pemantauan pertumbuhan balita sebagai bagian dari program pencegahan stunting tetap harus dijalankan.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan